Sunday, October 26, 2014

obsesi simiskin membangun rumah

semua kita tentu memiliki keinginan, terkadang keinginan tersebut berubah menjadi obsesi sehingga menjadi sesuatu yang tidak sehat. Keinginan itu sendiri merupakan hal yang belum tentnu  baik, beda halnya dengan keperluan. tanpa menunjuk orang lain, sebenarnya diri kita sendiri juga masih sulit membedakan keinginan dan keperluan.

keinginan seolah menjadi sebuah keperluan, saat ini mungkin kita telah memiliki rumah tinggal sederhana, namun betapa besar keinginan untuk memiliki rumah mewah nan modern. rumah yang memiliki fasilitas mewah seperti kolam renang, gym dan lain sebagainya. keinginan yang demikian akan berbahaya jika berubah menjadi obsesi. ingat bahwa obsesi itu mendekatkan seseorang pada penyakit gila.

cukupllah dalam hidup ini terpenuhinya keperluan. jika sudah maka selayaknya kita bersyukur pada yang maha kuasa karena telah mencukupkan kita pada titik keperluan tersebut. dengan demikian kita akan selamat. bayangkan jika semua keinginan anda terpenuhi, padahal anda tidak memerlukannya. bisa jadi anda akan terjerumus pada mubajir dan maksiat.

simiskin butuh rumah, tapi janganlah sampai menjadi obsesi sesat dalam membangun rumah.